Mangkuk keramik putih biru jenama Petrus Regouts Co. Maastricht buatan Belanda. Di Indonesia dan Asia Tenggara, benda-benda keramik putih biru umumnya dianggap dari Cina. Padahal tak sedikit keramik produksi abad ke-19 yang beredar di Asia Tenggara justru buatan Eropa. Perkembangan pesat perdagangan global setelah 1850 memungkinkan keramik Eropa menggeser keberadaan keramik Cina maupun Jepang yang telah sejak awal mendominasi pasar Asia Tenggara.
Sesuai yang tertera pada stempel produsen di bagian belakang yaitu Dragon, mangkuk memiliki pola hias utama binatang mitologi berupa naga. Pola hias terdapat dibagian dalam dan luar mangkuk. Bukan hanya naga, mangkuk juga dihias motif bangunan, flora dan bentuk geometris di bagian luar bibir mangkuk.
Mangkuk pada mulanya menjadi benda pusaka keluarga yang diwariskan secara turun temurun. Pemilik awal diketahui bernama Sutawijaya salah seorang warga Desa Pandansari, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga yang mewariskan kepada Ni Tabri dan Ni Kursiyah, sebelum mangkuk dihibahkan kepada museum melalui pamong budaya.
Judul : MANGKUK KERAMIK
Tanggal : Abad XIX
Geografi : Purbalingga
Budaya : Indisch
Media : Semi Porselen
Dimensi : 19,7 cm x 10,5 cm
Klasifikasi : Keramologika
Kredit : Hibah masyarakat melalui Pamong Budaya pada 2002
Nomor Aksesi: G.166.17.2002
Belanda
–